Polres Sumbawa Dua Pekan Operasi Pekat Ungkap 15 Kasus
PENAJURNAL.COM SUMBAWA NTB--Polres Sumbawa Polda NTB, menahan dua orang pelaku judi togel online dan seorang mucikari. Ketiga orang itu diamankan dalam Operasi Pekat yang telah dilaksanakan oleh Polres Sumbawa, selama dua pekan kebelakang.
Selain itu, Polres juga mengamankan sedikitnya 252 botol dan satu jeriken minuman keras (miras) berbagai jenis. Baik itu miras tradisional maupun miras pabrikan. Barang bukti itu diamankan dari sejumlah tempat di Kabupaten Sumbawa.
Kapolres Sumbawa, AKBP. Widy Saputra, SIK dalam jumpa persnya, Senin (12/4) mengatakan, pihaknya telah melaksanakan Operasi Pekat 2021. Kegiatan itu dilaksanakan sejak tanggal 29 Maret hingga 11 April. "Adapun yang sudah kami peroleh selama 14 hari itu, ada 15 kasus," ujar kapolres, didampingi Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu. Akmal Novian Reza, SIK dan Kasat Narkoba Polres Sumbawa, Iptu. Masdidin, SH.
Semua kasus itu terdiri dari tujuh kasus judi, tujuh kasus miras dan satu kasus prostitusi. Dari 15 kasus, pihaknya mengamankan sekitar 32 orang untuk dimintai keterangan. Dalam hal ini, tiga orang yang ditahan. Yakni dua orang pelaku judi online dan satu orang mucikari. Sementara sisanya dikenakan wajib lapor.
Dalam operasi itu, sebanyak 252 botol dan satu jeriken miras berbagai jenis berhasil diamankan. Pihaknya juga berhasil mengamankan uang senilai jutaan rupiah. Selain itu, handphone dan simcard juga berhasil diamankan. Barang bukti ini akan dimusnahkan pada pertengahan ramadhan mendatang. Hal ini membuktikan, bahwa pihaknya telah melaksanakan berbagai langkah. Guna memberantas penyakit masyarakat.
Lebih lanjut kapolres memaparkan, untuk miras tersebut, diamankan dari sejumlah pedagang. Karena memang penjualan miras ini dilakukan tanpa izin.
Untuk dua pelaku judi togel, mereka merupakan pengepul. Keduanya mengendalikan judi togel secara online di Kabupaten Sumbawa.
Sementara untuk mucikari, yang bersangkutan menjajakan wanita kepada pria hidung belang. Dalam melakukan aksinya, yang bersangkutan menawarkan sejumlah wanita bagi para pria hidung belang. Tidak hanya itu, ada juga pria hidung belang yang menghubungi yang bersangkutan untuk mencari wanita. "Yang bersangkutan mengaku ada dua orang wanita yang disediakan olehnya. Dalam satu kali transaksi, yang bersangkutan mendapatkan bagian dari hasil prostitusi. Wanita yang dijajakan sudah dewasa semua. Jika masih di bawah umur, maka ancaman hukumannya berbeda dan akan lebih berat," pungkas kapolres.
(Cahyadi)
Follow & Subscribe
BERITA POPULER
-
Kapal Roro KMP Wira Loewisa milik PT Wira Jaya Loewisa Sandar perdana di pelabuhan telaga punggur batam Batam Penajurnal.id // Kabar Gembi...
-
Dalam Rangka Operasi Mantap Brata Tahun 2023-2024 mabes Polri lakukan supervisi di Polresta BarelangBatam penajurnal.id //– Ketua Tim Supervisi Operasi Mantap Brata 2023-2024 Mabes Polri Brigjen Pol. Dr. Hadi Utomo, S.H., M.Hum.,M.Han,...
-
Unit Kamseltibcarlantas Satlantas Polresta Barelang menggelar Sosialisasi “Safety Riding” kepada Siswa-Siswi SMP Al-Azhar 1 Kota Batam dalam...
-
Rusaknya tatanan kota disebabkan banyaknya proyek yang terkesan kebal hukum yang tidak memikirkan lingkungan berakibat fatal bagi masyarakat...
-
Polsek Gunung Kijang Polres Bintan melaksanakan Jumat Curhat bersama masyarakat kelurahan Kawal untuk menampung aspirasi dan keluhan masya...
-
Batam penajurnal.id // , (28/02/2023). Bea Cukai Batam kembali amankan satu buah kapal penumpang pada Kamis, 23 Februari 2023. Penindakan...
-
Pada Senin, 24 November 2025 sekira pukul 23.00 WIB, Kodim 0316/Batam, Bea Cukai Batam, Polda Kepri dan Forkopimda Batam berhasil melakuka...
-
PENAJURNAL.COM BIMA-- BPOM Kota Bima merazia dan menyita ribuan kosmetik berbagai jenis milik ER (38) warga Lingkungan Bina Baru Kelurahan D...
-
Ilustrasi. Warga saat akan menyajikan makana dayok binatur. (Foto: Dok. Kemendikbud) JAKARTA - Penajurnal.id | Sumatera Utara (Sumut) sa...
-
Maraknya kendaraan truk bermuatan penuh hingga overload/over dimensi,dari batam keberbagai tujuan seperti tanjung balai karimun,tanjung uban...


No comments:
Post a Comment