Sikap arogan yang ditunjukkan krew KMP LOME Terhadap penumpang, mengkapan-Telaga punggur berujung di laporan polisi
Ket Foto:crew KMP LOME paksa turun penumpang yang sudah memiliki tiket
Mengkapan Penajurnal.id // Kisruh pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Roro Mengkapan kembali memakan korban. Seorang sopir angkutan barang jenis L300, Kristopel Siregar, mengaku mendapat perlakuan kasar hingga bogem mentah dari seorang petugas pelabuhan bernama Endro, saat hendak naik kapal roro pada Kamis, 8 Januari 2026.
Informasi yang dihimpun Media ini, jika Kristopel telah mengantongi tiket resmi jadwal keberangkatan. Namun meski telah memenuhi prosedur administrasi, kendaraan logistik yang dikemudikannya tetap tidak bisa naik, bahkan berujung pada tindakan kekerasan fisik.
“Sudah pegang tiket, tapi kendaraan saya tetap tak bisa naik. Bukan cuma ditolak, saya malah dipukul,” ujar Kristopel kepada awak media, Kamis malam, sekitar pukul 23.45 wib.
Dengan kelakuan crew kapal KMP Lome,dan petugas asdp lainnya menunjukkan,kelakuan yang tidak terpuji dimana kejadian ini menciptakan situasi rancau (chaos) dan memicu emosi, pertengkaran antar penumpang dan awak kapal, mempertunjukkan jika awak kapal tidak cocok sebagai pelayanan publik di BUMN yang nota benenya milik pemerintah.
Terlihat di video yang beredar yg berdurasi 1 menit 9 detik itu, terlihat jelas gaya arogansi krew KMP Lome terhadap penumpang,dan terlihat berberapa krew hendak mengeroyok supir angkutan logistik L 300,tersebut.
Masayarakat atau penumpang lainnya, mengutuk keras perbuatan arogan yang dilakukan kru kapal KMP Lome terhadap penumpang, dan masyarakat berharap dengan adanya kejadian ini,pihak penegak hukum dan termasuk BNN agar memerika kesehatan jiwa dan tes Urine seluruh kru KMP Lome.
Atas kejadian tersebut,Korban atas nama Kristopel Siregar resmi melaporkan dugaan penganiayaan ke Polsek Mengkapan. Laporan itu dibenarkan oleh pihak pelabuhan maupun kepolisian setempat.Polsek Sungai Apit dengan nomor: STPL/03/I/2026/SPK tanggal 8 Januari 2026”.
Dengan resiko kerugian besar yang dialami kristopel Siregar akibat mobil L 300 miliknya dipaksa turun oleh crew KMP LOME,berkisaran puluhan juta rupiah,disebabkan barang buah tersebut terancam tidak dapat dijual lagi.
Menager usaha PT asdp Indonesia ferry Persero cabang batam, fajar silaban saat dikonfirmasi media ini,menampik seluruh pernyataan korban (Kristopel, red) dan menyebutkan jika supir tersebut yang memaksakan masuk kedalam kapal.
"Tidak ada pemukulan yang dilakukan oleh crew KMP Lome, hal itu dikarenakan adanya pengguna jasa (kendaraan) yang memaksa masuk ke dalam kapal (tidak cukup space) dan operasional kapal tidak dapat dilakukan (terlambat).
Kami dari operator kapal dsna telah berkoordinasi dg pihak2 terkait (stakeholder) seperti BPTD dan Dishub untuk hal tersebut tetapi pengguna jasa memaksa tetap masuk. Guna keselamatan diatas kapal, kami memastikan penumpang dan kendaraan harus aman sehingga kelancaran perjalanan dapat berjalan dengan baik.
Kami mohon kesabaran dari para pengguna jasa dikaranakan kami dari ASDP sdh optimal (setiap hari) menjalankan kapal kami KMP Lome untuk lintasan Mengkapan-Batam tanpa adanya off sehari pun.pungkasnya.
Follow & Subscribe
BERITA POPULER
-
Rusaknya tatanan kota disebabkan banyaknya proyek yang terkesan kebal hukum yang tidak memikirkan lingkungan berakibat fatal bagi masyarakat...
-
peristiwa penganiayaan yang diduga dilakukan krew kmp lome terhadap penumpangnya sendiri belum menemukan titik penyelesaian, pasal mulai dar...
-
Kapal Roro KMP Wira Loewisa milik PT Wira Jaya Loewisa Sandar perdana di pelabuhan telaga punggur batam Batam Penajurnal.id // Kabar Gembi...
-
Tari lilin dari Minangkabau, Sumbar. (Foto: Istimewa) JAKARTA - Penajurnal.id | Terdapat banyak ragam jenis budaya tari tradisional yan...
-
Batam penajurnal.id -// selama bergulirnya kasus pembunuhan brigadir novriyansah yosua hutabarat oleh Sambo cs di persidangan,pada saat...
-
Dalam upaya menjaga kesehatan dan kebugaran seluruh personelnya, Polresta Barelang menggelar kegiatan olahraga pagi rutin yang berlangsung d...
-
Rendang cempedak makanan khas Jambi khususnya Kabupaten Kerinci. (Foto: Dok. Facebook/Kt Homemade Sambal) JAMBI - Penajurnal.id | Masakan...
-
Kasus Dugaan Lelang lahan fiktif yang dilakukan oleh BRI Cabang Tanjung Jabung Barat, kembali memanas pasalnya semenjak memenangkan lelang p...
-
Bea Cukai Batam berhasil mengungkap dan menggagalkan upaya penyalahgunaan pendaftaran IMEI (International Mobile Equipment Identity) yang di...
-
PENAJURNAL.COM BATAM- lembaga karate-do Indonesia (Lemkari), salah satu olah raga belah diri yang ada di kepulauan riau khususnya kota ba...


No comments:
Post a Comment