Demi Meraup keuntungan pribadi, Pengusaha Perjudian gelper Tidak perdulikan Moral dan Masadepan generasi Muda

 

Tampak depan gedung sekolah SMP N 63,yang lingkungannya disuguhi pengusaha gelper jadi tempat perjudian

Batam Penajurnal.id// -Hilangnya Moral Para Pelaku usaha perjudian yang kini tidak ada lagi Memandang Lingkungan,Dimana Bebas Menempatkan Mesin judi jenis gelanggang permainan (Gelper) Di kelurahan kabil Kecamatan Nongsa Kota Batam,Membuat Marwah Pemuka agama,Toko Masyarakat dan aparat kepolisian Tidak dipandang lagi.Senin 20/04/2026.

Masa depan para Generasi Muda ini,telah diperhadapkan dengan lingkungan yang begitu Menghawatirkan tentang Moral dan Masa Depan para siswa siswi SMP negeri 63.

Pasalnya,Penempatan/Lokasi yang menjadi arena Perjudian ini ditempatkan Di lokasi yang begitu sensitif seperti di kawasan rumah ibadah, gedung sekolah dan ironisnya lokasi perjudian tersebut bisa bisanya ditempatkan tidak jauh dari kantor polsek Nongsa.

Dengan bebasnya penempatan Mesin judi ini,Masyarakat patut Mempertanyakan kinerja aparat penegak Hukum, apakah pihak penegak Hukum Membiarkan ini semuanya atau yg biasa disebut Aparat Tutup Mata,?

Sejauh ini,Pihak penegak Hukum Belum Terlihat menunjukkan keseriusan untuk berantas lokasi perjudian ini,Mau jadi Apa Nantinya para generasi muda kita ini, jika dilingkungan Sekolah pun bisa terbiarkan lokasi perjudian yang begitu Bebas dan membahayakan.

Sekretaris Komisi ll DPRD provinsi kepulauan Riau,Wahyu Wahyudi.S.E,M.M,saat dikonfirmasi media ini, Mengatakan jika memang lokasi tersebut tidak punya izin dari dinas Terkait, Maka Pihak penegak Hukum harus turun tangan, 

"Dinas terkait harus turun ke lokasi cek apakah ada izin atau tidak Jika Tidka ada izin, maka penegak Hukum Harus Menindak Sesuai aturan",ucapnya.

Kapolsek Nongsa kompol Eriman, saat dikonfirmasi media ini lewat pesan whatsapp nya, belum memberikan tanggapan, hanya memberikan Respon dengan mengirimkan sticker bertuliskan,Terimakasih informasinya. 


Redaksi.

Share:  

No comments:

Post a Comment