Polresta Mataram Sarankan Jukir Liar Kantongi Legalitas
PENAJURNAL.COM Mataram--Upaya pemberantasan aksi Premanisme di Kota Mataram, hingga kini masih terus berlanjut. Atensi Presiden Joko Widodo yang diamanahkan kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pun, menjadi dasar Kepolisian di Daerah untuk terus bergerak di lapangan.
Namun demikian, dalam upaya penertiban aksi Premanisme di Mataram, masih didominasi oleh keberadaan juru parkir liar. Bahkan dalam sepekan lebih, tercatat sudah ada sebanyak 127 orang yang diamankan.
Dari penertiban petugas berompi orange ini, Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa, ST, SIK di Mataram, Selasa (22/6/2021), memberi saran agar mereka mengantongi legalitas sebagai juru parkir.
Selain untuk menghindari ancaman Pidana pada Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan, tentunya akan mengubah pandangan tentang keberadaan juru parkir yang akan menjadi pahlawan jalanan bagi pemerintah dalam upaya membantu meningkatkan sumber pendapatan di Daerah.
"Karena ini berkaitan dengan pendapatan retribusi dan Pajak Daerah, baiknya kalian (juru parkir) bisa segera mengurus legalitas ke Dinas Perhubungan atau ke Dinas Pendapatan. Karena kalau kembali tertangkap melakukan pungutan tanpa dasar aturan jelas, kita akan proses secara Hukum," pungkas Kadek Adi ke hadapan para juru parkir liar yang diamankan di Mapolresta Mataram.
Untuk hari ini, Selasa (22/6/2021), ada sebanyak 24 juru parkir liar yang diamankan dari sejumlah lokasi, seperti di kawasan pertokoan, warung makan, Swalayan, Terminal, objek Wisata, dan gerai ATM maupun Kantor Perbankan.
Kepada mereka yang diamankan, pihak Kepolisian masih menerapkan upaya preventif. Mereka diberi kesempatan untuk mengurus izin ke pemerintah agar status penarikan parkir berjalan sesuai aturan.
"Jadi untuk saat ini, kita kenakan wajib lapor. Dua kali dalam sepekan, mereka harus datang ke Kantor untuk laporan," katanya.
Pada kesempatannya, Kadek Adi turut berpesan kepada masyarakat agar bisa ikut berpartisipasi membantu upaya kepolisian dalam menertibkan aksi premanisme di Wilayah Mataram. Begitu juga dengan penertiban parkir liar yang sudah meradang menjadi sumber pendapatan rakyat golongan bawah.
"Sebenarnya masyarakat sadar dan aktif bila mana dimintai parkir. Tapi tolong minta karcisnya, karena karcis yang nanti jadi bahan pertanggungjawaban pemerintah dalam mengaudit pendapatan Daerah," ucap Kadek Adi.
(Cahyadi)
Follow & Subscribe
BERITA POPULER
-
Kapal Roro KMP Wira Loewisa milik PT Wira Jaya Loewisa Sandar perdana di pelabuhan telaga punggur batam Batam Penajurnal.id // Kabar Gembi...
-
Batam penajurnal.id -// selama bergulirnya kasus pembunuhan brigadir novriyansah yosua hutabarat oleh Sambo cs di persidangan,pada saat...
-
Rusaknya tatanan kota disebabkan banyaknya proyek yang terkesan kebal hukum yang tidak memikirkan lingkungan berakibat fatal bagi masyarakat...
-
peristiwa penganiayaan yang diduga dilakukan krew kmp lome terhadap penumpangnya sendiri belum menemukan titik penyelesaian, pasal mulai dar...
-
Tari lilin dari Minangkabau, Sumbar. (Foto: Istimewa) JAKARTA - Penajurnal.id | Terdapat banyak ragam jenis budaya tari tradisional yan...
-
PENAJURNAL.COM BATAM- lembaga karate-do Indonesia (Lemkari), salah satu olah raga belah diri yang ada di kepulauan riau khususnya kota ba...
-
Batam Pesona Kota Batam sebagai kawasan investasi terkemuka di Indonesia memang tak ada habisnya,Daya tarik tersebut berhasil ditangkap ole...
-
Pada Senin, 24 November 2025 sekira pukul 23.00 WIB, Kodim 0316/Batam, Bea Cukai Batam, Polda Kepri dan Forkopimda Batam berhasil melakuka...
-
PENAJURNAL.COM JAKARTA- KEPALA Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Argo Yuwono menghormati hasil investigasi Komisi Nasional Hak...
-
Batam penjurnal.id // Semangat para kaum pria gkpi jemaat anugerah kabil resort okuli batam wilayah sepuluh kepulauan Riau menunjukkan ras...


No comments:
Post a Comment