FPII Korwil Halsel minta Ka Polres Halsel Bertindak Cepat Tangani Pelaku Penganiayaan Wartawan
PENAJURNAL.COM Maluku Utara, Halsel - Ketua Forum Pers Independent indonesia ( FPII) Korwil Kabupaten Halmahera Selatan ( Halsel) Provinsi Maluku Utara Muhammad Saifullah.S, mengecam keras aksi brutal yang dilakukan salah satu oknum terhadap wartawan.
Kami meminta kepada Polres Halmahera Selatan maluku utara, Agar secepatnya mengusut secara tuntas Dugaan Kasus penganiayaan Wartawan kami,sesuai dengan Undang undang yang berlaku." tegas Ketua FPII Halmahera Selatan melalui vidio durasi 50 detik via sms washapp pada hari kamis 4/3/2021.
Bermula dari dugaan jalinan Asmara Riswan (AS) dengan sala satu kepala desa Tokona, Kecamatan bacan selatan, kabupaten Halmahera selatan ( Halsel) Santy Awal (SA) (45) berujung penganiayaan.
Diketahui Rifandi (22) warga desa Tomori dianiaya oleh Riswan karena telah diprovokasi oleh SA selaku Kapala desa tersebut.
Soal pertemuan SA dengan Rifandi yang merupakan wartawan salah satu Media cetak dan online (Sidikkasus.co.id) dikediamannya SA, pada hari minggu 01 Maret 2021.
Dalam rangka silaturahmi untuk membangun kerjasama media dengan Desa Tokona melalui kepala desanya yaitu Santy Awal terkait publikasi dan pemberitaan, sehubungan dengan agenda medianya tersebut.
SA baru mengetahui kalau Rifandi merupakan keluarga dekat Riswan, maka diapun kemudian mengajak Rifandi untuk bercerita secara pribadi terkait pacarnya itu.
Hal tersebut, kemudian menjadi pemicu amarah Riswan Sudam, karena apa yang telah dikatakan Rifandi ( Korban) ke Oknum kapala desa sudah diteruskan ke Riswan (Pelaku).
Menurut Korban dirinya hanya menyampaikan kepada SA, kalau Pria itu juga merupakan keponakannya dan masih memiliki istri, tiga orang anak.
Namun, kata Korban apa yang disampaikan SA ke Pelaku sudah melewati batas, sehingga Pelaku tanpa basa basi langsung menghantam korban menggunakan
Kursi yang terbuat dari Kayu beberapa kali akhirnya korban babak belur, korban mengalami pendarahan di hidung dan telinga saya ." ungkapnya.
Atas dasar itulah, kemudian Rifandi selaku Korban memutuskan untuk melaporkan Riswan Selaku Pelaku Ke Polres Halmahera Selatan dengan Surat tanda terima laporan pengaduan Nomor STPLP/49/III/2021/SPKT.
Pembina Forum Pers Independent indonesia ( FPII) Korwil Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara Yakni Sarjan Taib mengecam keras atas tindakan salah satu warga terhadap wartawan ,
Untuk itu, maka kami yang tergabung dari FPII meminta kepada Ka. Polres Halmahera Selatan Agar secepatnya mengusut tuntas atas Dugaan kasus penganiayaan kepada Wartawan kami."dan menangkap pelakunya tegas pembina korwil halsel mengakhiri ucapanya (Tim)
FPII korwil Halsel
Follow & Subscribe
BERITA POPULER
-
Turnamen tinju ini akan berlangsung di Bengkong Infinity Beach Club Batam, Bengkong Laut Batam, Batam penajurnal.id Turnamen tinju ini akan...
-
Polresta Barelang menggelar kegiatan penyerahan Bendera Merah Putih dan bakti sosial dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdeka...
-
Batam penajurnal.id // Maraknya peredaran rokok Rexo Bold tanpa cukai di wilayah Provinsi Kepri semakin lama semakin mengkhawatirkan. Baga...
-
Bea Cukai Batam telah mencatat 54 penindakan sepanjang Mei 2026. Penindakan ini mencakup berbagai jenis penindakan, mulai dari barang kena c...
-
Tanjungpinang penajurnal.id//– Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan IV Tanjungpinang (Yonmarhalan IV Tanjungpinang) jelang HUT Ke-76 Korps ...
-
PENAJURNAL. COM Batam - Dengan target 500 orang, Vaksinasi pada hari ini mengandeng Komunitas Wartawan yang ada di Provinsi kepri, kegiata...
-
Tanjungpinang penajurnal.id //- Komandan Korem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S.Hub., Int., memimpin upacara Korps Rap...
-
BATAM PENAJURNAL.COM-- Satu yunit lory konteiner berukuran panjang 40 fit mengalami laka tunggal di lokasi tidak jauh dari kawasan gudang ik...
-
PENAJURNAL.COM BINTAN-- Komandan Kodim (Dandim) 0315/Bintan, Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa memimpin langsung acara Korps Raport Perwi...
-
Ilustrasi. Hagia Sophia. (Getty/Images) JAKARTA - Penajurnal.id | Tak lagi gratis, uang masuk ke Masjid yang adalah bekas katedral itu bi...


No comments:
Post a Comment